Di Haul Mbah Taslim, Bupati Mojokerto Bicara Soal Mini Watermark

Target Pembangunannya Selesai Tahun 2021

Makam Mbah Taslim, salah satu penyebar agama Islam di Jawa yang juga murid Pangeran Diponegoro berada di Desa Sroyo, Dlanggu, Mojokerto. Makan ini sering dikunjungi para peziarah sehingga Pemkab Mojokerto memberi atensi khusus.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, akses jalan ke komplek makam Mbah Taslim sudah bagus, ditambah arsitektur cantik dengan sentuhan relief-relief Majapahit membuat makam Mbah Taslim semakin nyaman dikunjungi untuk berziarah.

Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP), saat menghadiri Haul Mbah Taslim menyampaikan kalau pembangunan sarana dan infrastruktur di Kabupaten Mojokerto termasuk kompleks Makam Mbah Taslim, dilaksanakan dengan baik dan lancar.

Baca Juga :  Rusak Parah, Selasar Makam Troloyo Mojokerto Bulan Ini Direhab

“Makam Mbah Taslim ini adalah aset wisata religy di Kabupaten Mojokerto yang selayaknya kita jaga dan kita lestarikan, termasuk dengan membangunkannya agar para peziarah nyaman dan terlindung dari hujan,” ungkapnya.

Dalam acara haul Mang Taslim ini, MKP juga menyampaikan tentang rencana besarnya yang akan membangun pasar dan mini waterpark di setiap kecamatan. “Untuk mendongkrak ekonomi masyarakat, di setiap kecamatan akan dibangun pasar, mini waterpark, sarana mainan anak-anak dan pujasera serta sarana olahraga,” terang MKP.

Bupati mentargetkan, semua pembangunan termasuk pelebaran jalan, sarana layanan kesehatan (rumah sakit dan puskesmas) akan selesai pada tahun 2021.(sma)