Ratusan Siswa Putus Sekolah, Ikuti USBN Kejar Paket C di Mojokerto

usbn masih pakai kertas dan pensil

Seluruh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Mojokerto secara serentak menggelar Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) kejar Paket C atau setara SMA/sederajat mulai Kamis-Mingu (19-32 April 2018).

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, ada 9 mata pelajaran yang diujikan dalam USBN Kejar Paket C yang berlangsing selama 4 hari, diantaranya Bahasa Indonesia, Geografi, Matematika, Sosiologi, Bahasa Inggris, Ekonomi, pendidikan Kewarganegaraan, Agama dan Sejarah.

Mas’ud sekretaris PKBM Aveceina mengatakan, ada 27 peserta ujian yang mengikuti USBN Kejar paket C di PKBM Aveceina. Ujian dilaksanakan di gedung MI Al Musthofa yang berada di Desa Gemekan, Sooko, Mojokerto. “USBN kali ini masih menggunakan kertas dan pensil,” terangnya.

Baca Juga :  Hasil USBN SD di Mojokerto Diumumkan, Inilho Data Prestasinya

Sementara Muhammad Jamil, Kabid Paud dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dispendik Kabupaten Mojokerto mengatakan, ada 15 lembaga PKBM yang mengikuti USBN dengan total 569 peserta. “Sebagian besar siswa putus sekolah,” katanya.

Jamil juga mengatakan, mulai tahun ini kejar paket C juga harus menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan 7 mata pelajaran yang akan dilaksanakan 27-30 April 2018. “Kedua ujian inilah yang akan menentukan kelulusan siswa untuk mendapatkan ijazah setara SMA/sederajat,” pungkasnya.(fam/udi)