Sita Rp 10 Miliar Uang dan Aset Bupati Mojokerto, KPK Buru Kasus Mutasi

penggeledahan KPK di Pemkab Mojokerto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus melakukan pemeriksaan baik kantor maupun pejabat di Kabupaten Mojokerto. 12 pejabat dan konsultan tower sudah diperiksa KPK di Mapolres Mojokerto, Jum’at (27/04).

KPK juga sudah menyita uang tunai dan aset pribadi milik Bupati Mojokerto dengan total sekitar Rp 10 miliar. Uang tunai sekitar Rp 4 miliar lebih ditambah beberapa bawang mewah seperti 5 jetski, 6 mobil dan 2 motor yang nilainya mencapai sekitar Rp 5,5 miliar.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, tim KPK kemarin juga sudah memeriksa Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), ada 7 penyidik yang memeriksa data mutasi dan menyita dua koper dokumen. bahkan saat pemeriksaan, HP semua pegawai diminta untuk meninggalkan. “Ada juga data yang diminta untuk diemail,” ungkap pegawai BKPP.

Baca Juga :  Digeledah KPK, MKP Sebut Soal Gratifikasi Tower

Penggeledahan Kantor BKPP ini memunculkan dugaan kalau KPK sedang menelusuri kasus jual beli jabatan, mengingat di Kabupaten Mojokerto sangat sering terjadi mutasi. Spekulasi ini juga diperkuat dengan tim KPK yang melanjutkan pemeriksaan di kantor Dinas Sosial yang selama ini dihuni banyak pejabat nonjob. KPK juga tampak menyita beberapa dokumen yang dimasukkan ke dalam koper.

Selain itu, KPK juga menggeledah kantor Dinas Pertanian yang banyak mengerjakan proyek betonisasi jalan usaha tani (JUT) dan berkomunikasi dengan beberapa pegawai. “Sempat ditanya soal setoran, tapi disini kan dinas kering,” ungkap seorang pegawai di Dinas Pertanian.(sma)