Pejabat Pemkot Mojokerto Bakal Dirombak, Neng Ita Mulai Mapping

OPD Diminta Presentasi Program

Pemerintah Kota Mojokerto bakal segera berbenah untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lain di beberapa sektor, seperti pembangunan infrastuktur jalan dan pembangunan fisik.

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari bakal segera mengevaluasi secara keseluruhan, mulai dari program dan ketersediaan SDM termasuk kompetensi pejabatnya. ’’Kita akan evaluasi semuanya. Karena, banyak sekali posisi jabatan yang kosong,’’ ungkapnya.

Ita juga menjelaskan, kekosongan jabatan ini terjadi pada posisi jabatan strategis. Seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perpustakaan dan Arsip, Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Dinas Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP), serta posisi asisten dan staf ahli. “Memang kekosongan jabatan ini sangat banyak. Baik eselon II maupun III. Nanti kita evaluasi lagi semuanya,’’ tambahnya

Sementara informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, diam-diam Walikota Mojokerto yang akrab dipanggil Neng Ita ini sudah memanggil beberapa OPD untuk diminta mempresentasikan programnya. Kegiatan mapping program dan kompetensi pejabat ini bagian dari rencana perombakan pejabat alias mutasi jabatan yang akan dilakukan setelah masa jabatannya genap enam bulan.

Sementara mengenai agenda dan rencana program yang akan segera dilakukan, kata Neng Ita, diantaranya menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto 2018-2023.

Berita Terkait :  Neng Ita Larang Pejabat Mojokerto "Nglencer", Dananya Untuk Membangun

Semua program kerja dan visi-misi yang sudah dijanjikan kepada masyarakat Kota Mojokerto akan diakomodir dalam RPJMD ini. “Kita akan menyamakan persepsi, dan seluruh OPD harus menjalin koordinasi yang baik,” kata Ika Puspitasari, Walikota Mojokerto.(sma/udi)

Baca juga :