Proyek Kali Sadar Mojokerto Belum Kelar, Warga Diminta Waspada Banjir

BPBD Minta Material Bekas Pengurukan Dibersihkan

Proyek normalisasi kali sadar hingga kini masih belum kelar, karena proyek berlangsung multiyears dan diperkirakan akhir tahun ini baru akan selesai. Masyarakat di sepanjang aliran Kali Sadar diminta selalu waspada apabila terjadi bencana banjir.

M Zaini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, pihaknya sudah melakukan pemantauan secara langsung, mulai dari titik dekat RS Gatoel hingga Kedungbendo, Mojosari.

“Proyeknya memang belum selesai, karena normalisasi ini berkelanjutan hingga tahun 2019. Namun pihaknya melakukan mitigasi bencana dan meminta agar alat berat dan tanah gundukan bekas galian yang masih berada di tengah sungai dipinggirkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kali Sadar Mojokerto Dikeruk Hingga Kedalaman 30 Meter

Zaini juga mengatakan, hingga saat ini pengerjaan normalisasi tahap pertama diperkirakan sudah 80 persen dan tinggal tahap kedua dari Mojosari sampai Jasem, Ngoro. “Tahap keduanya memang belum dan mungkin dikerjakan tahun ini,” tambahnya

Sementara terkait material proyek normalisasi yang masih berada di sungai, termasuk gundukan tanah bekas galian fondasi, kata Zaini, pihak pelaksana proyek normalisasi menyatakan siap bertanggung jawab jika terjadi sesuatu yang dipicu material tersebut.(sma/udi)