Duel Maut, Pumuda asal Jombang Disayat dan Ditusuk hingga Kehabisan Darah

Polres Jombang akhirnya berhasil mengungkap identitas pemuda yang ditemukan tewas tergeletak dipinggir jalan dengan kondisi yang mengenaskan, pada Rabu pagi (02/10).

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, pemuda itu diketahui bernama Antok warga warga Geneng gang 2, Kelurahan Jombatan Kecamatan Jombang.

Kepastian ini diungkap pihak kepolisian setelah ada pihak keluarga korban yang datang ke RSUD Kabupaten Jombang, Rabu 2 Oktober 2019.

Korban Antok dalam keseharianya berkerja membantu bibinya berjualan di lesehan Alun-alun Kabupaten Jombang, dan merupakan anak dari pasangan Subagio dan Siti Latifah.

Sementara berdasarkan hasil otopsi jenazah korban diketahui bahwa kematian korban akibat sayatan senjata tajam di leher dan tusukan di bagian tubuh korban hingga kehabisan darah.

AKP. Azi Pratas Guspitu, Kasat Reskrim Polres Jombang mengungkapkan, hasil otopsi ada luka sayatan serta tusukan senjata tajam di leher yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Berita Terkait :  Divonis, Pembunuh Sadis di Mojokerto Ajukan Banding Minta Dihukum 20 Tahun

“Akibat sayatan dan tusukan itu membuat korban kehabisan darah dan meninggal. Selain itu, di telapak tangan korban juga terdapat luka seperti sayatan,” ungkapnya.

Sementara berdasarkan keterangan saksi, sebelum meningal korban terlibat perkelahian dengan pelaku di depan rumah milik Suwolo.

“Korban dan pelaku berkelahi di teras rumah Suwolo, kemudian korban kemungkinan berlari menyelamatkan diri atau gimana ke jalan raya dan meninggal,” terangnya.

Saat ini petugas kepolisian sudah mengantongi nama pelaku dan masih terus melakukan penyelidikan guna mencari motif atas tewasnya Antok.

Sementara senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban masih belum ditemukan. “Kami sudah mengantongi nama terduga pelaku, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(sma/udi)

Baca juga :