Pemkot Sukabumi, tertarik Konsep Wisata Edukasi TPA Randegan

Bangun Harmonisasi dengan Lingkungan

Setelah Pemkab Kawarang, Jawa Barat belajar cara mengelola sampah di TPA Randegan milik Kota Mojokerto,  sekarang giliran Pemkot Sukabumi yang tertarik dengan konsep wisata edukasi di TPA Randegan.

Adil Budiman Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi mengaku sudah mengunjungi beberapa TPA di Jawa Timur, tapi yang menarik di TPA Kota Mojokerto ini adalah konsep wisata edukasinya. “Kami tertarik dengan konsep wisata edukasi dan inovasinya, dan ini yang akan kita adopsi, makanya kami ajak dua kabid serta tim lapangan untuk melihat langsung.” Ungkapnya.

Adil juga mengatakan, luas TPA di Kota Sukabumi mencapai 10 hektare tapi usianya hanya tinggal dua-tiga tahun, banyak zona pasif yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi taman. “Bedanya, kalau disini zona pasifnya dimanfaatkan jadi taman, di TPA kita masih belum dan ini yang akan kita mulai.” Tambahnya.

Produksi sampah di Sukabumi sekitar 160 ton perhari dan yang masuk TPA sekitar 100 ton perhari, pengelolaan sampah di TPA Sukabumi sudah memakai control landfill. “Kalau soal pengelolaan sampah, kita sudah pakai control landfill, tinggal inovasi dan menciptakan harmonisasi dengan lingkungan sekitar.” Jelasnya.

Baca Juga :  Tiga Mantan Pimpinan DPRD Kota Mojokerto Divonis 4 Tahun

TPA Randegan Kota Mojokerto memang menjadi jujukan beberapa daerah untuk study banding, kalangan pelajar belajar mengelola sampah dan warga yang datang untuk refreshing di TPA.

Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, sudah 116 sekolah dan PAUD yang berkunjung  ke TPA Randegan, serta 6 daerah di Jawa, Bali dan Kalimantan, juga dari Kota Sukabumi, Selasa (24/10).  Event yang paling spektakuler di TPA Randegan adalah Mojokerto Fashion Recycle Festival (MFRF) yang diikuti 112 peserta dan disaksikan ribuan warga, Sabtu (21/10).

Amin Wachid, Kepala DLH Kota Mojokerto mengatakan, sengaja memakai tagline ayo berlibur ke TPA Randegan, karena dengan semakin banyak masyarakat yang datang akan menuntut tim DLH selalu berbenah dan terus berinovasi.(sma)