5x Dibobol 5x Lapor Polisi, Maling di Mojokerto belum Diringkus

Kerugian Mencapai Rp 10 Juta

Nasib apes dialami Kaelani (60), pemilik sebuah warung sembako di wilayah Ngerame, Pungging, Mojokerto, dia mengaku warungnya sudah lima kali diobrak Abrik pencuri.

Kepada suaramojokerto.com, Kaelani menceritakan, aksi pembobolan itu selalu dilakukan ketika warung sudah tutup dan dirinya pulang kerumah, beberapa barang dagangan seperti rokok, gula dan sembako amblas.

“Saat warung tutup pencurinya masuk, dengan cara menjebol gembok pintu dan langsung mengobrak-abrik isi warung, yang dicuri biasanya rokok, gula, sembako.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Bawa 8,14 gram Sabu, Tiga Pengedar di Mojokerto Diringkus

Kaelani mengaku mengetahui warungnya dibobol maling ketika akan buka warung, kondisinya sudah acak-acakan. “Ini sudah yang kelima kalinya, kalau dihitung kerugiannya antara Rp 7 – Rp 10 juta.” Jelasnya.

Warung yang sering dibobol maling ini, berada di desa Ngrame Pungging, di jalan kampung akses menuju Desa Kedung Gempol, Mojosari. Menurut Kaelani, dirinya sempat melaporkan ke Polisi namun pelaku belum berhasil ditangkap.(dan/udi)